Ini Kata Pj Gubernur Lampung Samsudin Soal Pelajar SMAN 3 Dicekoki Miras Sampai Teller

Sabtu, 17 Agt 2024 - 08:40 WIB

Ini Kata Pj Gubernur Lampung Samsudin Soal Pelajar SMAN 3 Dicekoki Miras Sampai Teller
Pj Gubernur Lampung Samsudin - Istimewa
Advertisements

Penulis: Redaksi - Editor: Redaksi

RULES.CO.ID,- Pj Gubenur Lampung Samsudin buka suara terkait kasus bullying yang menimpa Fat seorang pelajar SMAN 3 Bandar Lampung, oleh teman-temannya. 

Menurut Samsudin pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian

"Kita tunggu hasil dari pihak kepolisian yang telah menangani masalah ini, dan sedang melakukan penyelidikan," ujar Gubenur Samsudin melalui pesan WhatsApp, Jumat (16/8/2024) sore.

Diketahui Fath pelajar kelas 11 SMAN 3 Bandar Lampung diduga menjadi korban bullying dan juga dicekoki miras oleh rekan-rekannya.

Advertisements

Insiden yang terjadi di lingkungan sekolah terjadi pada Rabu (14/8/2024). 

Kerabat korban, Cucu Mulyono mengatakan korban saat itu ditemukan dalam kondisi lemas dan tak sadarkan diri. Bahkan kondisi wajah penuh luka.

"Ayah korban saat itu nyari anaknya karena sejak pagi mengikuti agenda lomba di sekolah dalam rangka memperingati 17 Agustus. Ayahnya ini nanya ke temen-temen sekolah korban, dan ada yang liat katanya korban di bawah (area lingkungan SMA), langsung ke bawah dan menemukan anaknya udah kondisi lemas," ujar Cucu.

Bahkan kata Cucu, Korban sampai tidak mengenal ayahnya dan diduga korban dicekokin alkohol dan saat itu posisi korban pakai baju pramuka.

Advertisements

Melihat kondisi FT, Ayah korban langsung membawa korban ke rumah sakit diberikan perawatan.

Atas kejadian ini, keluarga berharap pihak sekolah segera menindaklanjuti peristiwa tersebut. Apalagi, peristiwa itu terjadi di lingkungan sekolah.

"Kami menduga ini pembullyan, apa lagi ini kan di lingkungan pendidikan tanggung jawab sekolah. Untuk mendidik, gimana kalo dunia pendidikan masuk miras. Terutama guru, itu (siswa-siswi) anak-anak kita," ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP Ono Karyono membenarkan kejadian tersebut. "Benar, saat ini laporan Polisinya lagi diterima, akan tindak lanjuti dengan proses penyelidikan," tutupnya. (rri)

Advertisements

Advertisements

Bagikan:

Sumber:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1

  1. #2

  1. #3

  1. #4

  1. #5

Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements
Loker rules

BERITA PILIHAN

Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
Sertifikat JMSI
Advertisements
© 2024 Rules.co.id. All Right Reserved